fbpx

SEMANGAT TINGGI TERPATRI

Sungguh berat menyandang sosok teladan… 

Tak terbayangkan sudahkah siap pengorbanan,

Apa alasan teladan berhati mulia bersemangat membara, ku-tanya…?

Itu semua karena cinta, jawabnya…

Batasan cinta teladan tak lagi terbendung… 

Tepi dan muara cintanya seakan tak berujung.

 

Imam Syafi’i Rahimahullah membait indah :

Duhai saudaraku,

Ilmu tidak akan diperoleh kecuali dengan semangat mengarungi enam perkara, (yaitu) :

(1) Kecerdasan, (2) Antusias, (3) Kesungguhan

(4) Bekal, (5) Bimbingan Guru, (6) Lamanya waktu 

 

KARENA CINTA, SEMANGAT KU-ARUNGI SAMUDERA ILMU

Imam Syafi’i Rahimahullah menuturkan :

Ilmu tidak akan diperoleh kecuali dengan semangat mengarungi 6 perkara, yaitu :

(1) Kecerdasan : Cerdas dalam adab serta cerdas dalam ilmu dengan banyak membaca buku. 

(2) Antusias : Tidak sering telat masuk kelas atau majelis ilmu. 

(3) Kesungguhan : Tabiat manusia condong untuk bersenang-senang, berleha-leha, dan merasa tiada beban.

(4) Bekal : Jiwa manusia dengan tabiatnya mencintai harta. Namun, harta itu harus rela dikeluarkan untuk membantu menggapai ilmu. 

(5) Bimbingan Guru : Ketika ahli dunia memperbanyak harta, sungguh ahli ilmu yang sejati memperbanyak mendatangi guru.

(6) Lamanya waktu : Ibnul Mubarak Rahimahullah ditanya “Sampai kapan engkau menuntut ilmu?” Beliau menjawab “Sampai wafat, in syaa’ Allah”. 

 

Tidakkah ingin seperti mereka?…

Yuuk, awali aktivitas dengan menyemai benih strategi sekuat baja…

Agar kelak dapat memetik buah harum amalnya.

 

KISAH SEMANGAT ORANG SHOLIH 

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

لَقَدْ كَانَ فِى قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

Artinya: “Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (Q.S. Yusuf : 111)

Muhammad bin Al-Munkadir Rahimahullah mengisahkan dirinya:

“Kupaksakan diriku dengan kesungguhan selama 40 tahun lamanya untuk senantiasa berada dalam jalan ketaatan kepada Allah sehingga jiwaku menjadi lurus (ringan dalam menjalankan ketaatan).”

Ja’far bin Darastawaih Rahimahullah menceritakan:

“Sebelum pengajian yang diampu oleh Ali bin Al-Madini (gurunya Imam Bukhori) dimulai, kami sudah datang di hari sebelumnya sehingga kami dapat posisi duduk paling dekat dengan Ali bin Al-Madini rahimahullah, sang guru.”

 

BERSEMANGATLAH DALAM HAL MANFAAT

Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

“Berlomba-lombalah dalam kebaikan.” (QS. Al Baqarah: 148)

Maksud ayat ini menurut Tafsir dari Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rahimahullah adalah jadilah yang nomor satu dalam melakukan kebaikan.

Yuuk, mumpung masih diberi kesempatan oleh Allah dalam berkehidupan, mari kita berkarya dan berkompetisi yang sehat dalam hal yang manfaat. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ

“Bersemangatlah dalam menggapai hal yang bermanfaat untukmu.” (H.R. Muslim)

Aktivitas manfaat yang dapat dilakukan oleh seorang karyawan adalah tentunya berbagai ibadah (sholat, belajar agama, menafkahi keluarga, bersedekah, dan lainnya); serta ditambah aktivitas mubah yang manfaat seperti berolahraga, bersepeda, berorganisasi dakwah, dan lainnya. 

Referensi : Kaifa Tatahammas li Thalabil ‘Ilmi asy-Syar’i – Abul Qo’qo

Ditulis Oleh : Muhammad Iqbal
http://bit.ly/biografi_kak_iqbal

Scroll to Top